Articles

Dicari : Jurnalis Islam

In Kopi Susu on June 14, 2011 by inhudh

Umat Islam di akhir jaman seperti memeluk bara. Inilah yang pernah terucap dari Rasul. Memeluk kebenaran Islam diibaratkan memegang bara yang panas, dan menggoda untuk dilepasakan. Sekarang ini, waktu di mana akhir jaman, umat Islam kembali bertanya. Saat inikah yang diibaratkan oleh Rasul tersebut?

Dalam Class of Civilitation setelah mengandaskan fasisme dan komunisme, sekarang demokrasi liberal mencari musuh baru. Hal ini tidak lain sebagai kawan latih tanding, untuk memajukan kemampuan diri.

Pada perang dunia kedua, Amerika Serikat dan sekutu menghancurkan tentara Nazi. Ironis, karena kemajuan militer Jerman itu dibiayai oleh orang Amerika sendiri, Rockefeller. Tradisi perang masih konvensional,baku tembak dan bom, perang fisik secara terbuka. Read More »

Articles

Kresna, Supala, Walisongo, Lemah Abang

In Kopi Susu on June 14, 2011 by inhudh

Bahasa simbol tentu bukan bahasa matematika. Simbolisasi tidak usai pada aspek denotasi, konotasi atau mitos saja. Faktor psikologis budaya sangat mempengaruhi dalam penafsiran suatu bahasa. Apalagi jika yang menafsirkannya adalah orang jawa.

Kalau Anda bicara dengan orang jawa, jika mereka bilang A jangan ditafsirkan A. Bisa saja B atau malah Z, sekedar bukan A, atau A dengan syarat tertentu. Hal ini mungkin yang mendasari kenapa blangkon orang Jawa mondholannya ada di belakang. Juga menjelaskan kenapa di Sunda, tonjolan itu tidak ada. Perbedaan dalam menafsirkan simbol pasti terjadi. Read More »

Articles

Agar Ngelilir

In Kopi Susu on June 4, 2011 by inhudh

Lir-ilir, lir-ilir tandure wus sumilir

Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar

Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi

Lunyu-lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro

Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir

Dondomono jrumatono kanggo sebo mengko sore

Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane

Yo surako… surak hiyo

Ngelilir, manusia, ngelilirlah, terbangunlah. Karena sekarang ini kita tidur. Hidup ini adalah tidur, kematian yang diada-adakan.  Kita menggenggam ambisi dan tekad dalam gelimpangan kematian. Maka ngelilirlah, sadarlah akan kematianmu. Tanaman sudah menjumput merampai, mengoyak angan kematianmu yang kering. Read More »

Articles

Fasisme Sehari-hari

In Kopi Susu on June 3, 2011 by inhudh

Dua orang menemukan seonggok benda keras di tanah. Orang pertama langsung menyebut itu batu. Sedang orang kedua melihat itu seekor trenggiling yang sedang berlindung. Keduanya saling ngotot. Akhirnya dicoba untuk dipindahkan. Tiba-tiba benda itu menampakkan keempat kakinya dan kabur. Orang kedua tahu dia benar. Tapi orang pertama tetap ngotot bahwa itu batu.

Mari berdoa agar kita tidak terjangkit atau terlibat dengan sosok seperti orang pertama. Orang buta percaya bahwa ada cahaya, walau tidak pernah melihatnya. Tapi orang yang menderita virus fasisme, bukti macam apapun juga akan mental di alam pikirnya. Lebih parah jika orang ini menguasai jurus Pak Harto, “Siapa yang berani lawan akan saya gebuki…”

Kengototan seperti ini akan menimbulkan kenarsisan. Chauvinis, sehingga menganggap golongan sendiri paling benar. Keadaan ini sering diiringi dengan psikologi menganggap pihak lain salah. Read More »

Articles

Serangan Terhadap Muslimah

In Tajuk on June 3, 2011 by inhudh

Wanita memang menyimpan banyak misteri. Keberadaanya selalu menarik diperbincangkan. Jauh sebelum Islam muncul, wanita selalu dipandang sebelah mata, dijadikan budak para lelaki, bahkan tak punyak hak apapun. Ketika Islam diperkenalkan, wanita mulai memegang peran penting. Kaum hawa diberi hak yang layak, bahkan Allah memuliakan mereka. Tapi, kaum kafir dan munafik tak tinggal diam! Mereka menyerang pemikiran para Muslimah, dengan tujuan meruntuhkan keimanan mereka dan menghancurkan Islam setahap demi setahap.

Sebelumnya, bila kita melihat catatan sejarah. Wanita memiliki jejak kelam yang menyedihkan. Masyarakat Yunani kuno, tidak banyak menyinggung masalah hak wanita. Para wanita diperjualbelikan, tidak memiliki hak sipil, bahkan hak waris, dan pelacuran adalah hal yang lumrah ketika itu. Dalam pandangan pemuka Nasrani, ditemukan bahwa wanita adalah senjata Iblis untuk menyesatkan manusia. Bahkan hingga 1805, pemerintah Inggris mengeluarkan undang-undang yang mengakui hak suami untuk menjual istrinya.

Dalam masyarakat Arab Jahiliyah, mempunyai anak perempuan adalah suatu penghinaan. Kedatangan seorang anak perempuan adalah kematiannya, mereka dikubur hidup-hidup (At Takwir, 8-9). Sedangkan mereka yang selamat, akan hidup dalam kehinaan. Datangnya Islam di tanah Arab 14 abad yang lalu, nampaknya membawa angin segar bagi kaum hawa –tak hanya di Arab, tapi seluruh dunia. Islam datang dengan cahaya dan rahmat-Nya, kedudukan wanita pun diangkat, derajatnya dimuliakan, dan perbudakan atasnya dihapuskan. Wanita mulai mendapatkan perannya dimasyarakat, mereka memiliki peran penting dalam dakwah Islam ketika itu. Harkat dan martabat wanita diangkat, kedudukan mereka setara dengan laki-laki. Read More »

Articles

Pahlawan Atau Bajingan?

In Arsip on June 3, 2011 by inhudh

16 November 1532, suatu pagi. Tragedi itu terjadi di lembah Cajamarca, Peru Uatara –kala itu kekuasaan Inca. 5000-an warga asli dibantai pasukan Spanyol pimpinan Francisco Pizarro. Merampas hasil bumi, menawan Ataxalpa –kaisar Inca, membunuhnya kemudian.

Patung Pizarro mendominasi kota Trujillo, Spanyol. Ia dikenang sebagai pejuang besar. Ia adalah kapten dalam  ekspedisi ke Amerika Selatan. Berbekal misi mencari emas, kejayaan, juga gospel, ia bersama tim penjelajahnya menyusuri pegunungan Andes selama dua tahun. Sehari sebelum pembantaian, kelompok petualang Pizarro tiba di Cajamarca. Lembah eksotis yang menjanjikan banyak emas, tempat ini bertuan sayangnya.

Suku Inca adalah kerajaan besar ketika itu. Merentang sepanjang Andes dengan jarak 4000 km. Kedatangan para pengelana disambut dengan takjub. Sebagian orang berkata mereka adalah dewa. Bagi orang Inca kuda adalah makhluk asing, dan lebih aneh lagi ketika ada orang duduk diatasnya. Mereka tak sadar, dalam beberapa hari orang asing itu akan mengguncang dunia mereka –menuju kehancuran. Read More »

Articles

Freedom for Palestine

In Video on June 3, 2011 by inhudh

bukti bahwa palestina tidak diakui oleh barat! kecuali kaum minoritas